Prinsip Ekonomi serta Penjelasan tentang Tindakan dan Motifnya

Prinsip ekonomi, yaitu usaha dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan barang atau jasa yang sebesar-besarnya. terkadang orang juga mengartikan prinsip ekonomi sebagai prinsip dimana kita mengeluarkan modal kecil untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Seakan akan dalam prinsip ini memperlihatkan tidak ada kata rugi dalam kegiatan ekonomi manusia.


Prinsip Ekonomi



Prinsip ekonomi yang demikian merupakan prinsip ekonomi secara umum dan lebih condong kepada ekonomi liberal. Tentu prinsip yang seperti itu berbeda dengan prinsip ekonomi syariah, dimana landasannya berpegang pada ajaran Islam. Biasanya ekonomi syariah berpegang pada prinsip-prinsip yang Islami.

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan prinsip ekonomi, yakni tindakan ekonomi masyarakat dan motif ekonomi masyaratak. Berikut ini penjelasan mengenai kedua hal tersebut:

1. Tindakan Ekonomi Masyarakat

Di dalam tindakan ekonomi masyarakat yang sehubungan dengan prinsip ekonomi terdapat dua macam tindakah, yakni tindakan rasional dan tindakan irrasional. Dua tindakan tersebut berbeda satu sama lain.

a. Tindakan Ekonomi Rasional

portalkelas.com

Sesuai namanya, tindakan ekonomi rasional adalah tindakan yang dilakukan oleh manussia dalam upaya memenuhi kebutuhannya berdasarkan pada sikap rasional dan pilihan yang paling menguntungkan masyarakat.

Selain itu, nilai guna suatu barang atau jasa yang dikonsumsi masyarakat luas menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan tindakan ekonomi. Sebagai contoh: Bu Siti selalu menggunakan minyak tanah untuk memasak. Saat tahu bahwa gas elpiji lebih menghemat biaya, Bu Siti kemudian beralih menggunakan gas untuk memasak.

b. Tindakan Ekonomi Irrasional

w3cargo.com

Tindakan ekonomi irrasional juga sering disebut sebagai tindakan nonekonomis. Dimana tindakan yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak didasarkan pada sikap rasional konsumennya.

Masyarakat yang melakukan tindakan ini tidak memperhatikan efisiensi penggunaan sumber daya ekonomi. Sehingga tindakan ini malah menimbulkan kerugian bagi manusia, terutama yang melakukannya. Contoh kasus: Pak Dayat membeli motor baru setelah melihat pameran motor murah keluaran terbaru. Padahal saat itu Pak Dayat masih memiliki motor yang layak pakai.

2. Motif Ekonomi Masyarakat

Motif ekonomi adalah tujuan atau alasan manusia baik individu maupun lembaga untuk melakukan tindakan ekonomi. Di dalam ilmu ekonomi, motif ekonomi terbagi mejadi dua motif. Pertama adalah motif ekstrinsik yang merupakan alasan individu dalam melakukan tindakan ekonomi berupa dorongan faktor dari luar. Misalnya, sosial budaya yang ada di masyarakat.

Tak hanya itu, motif-motif ekstrinsik juga meliputi keinginan untuk memperoleh penghargaan, meringankan beban orang lain, serta ingin menunjukkan eksistensinya dibidang sosial politik. Pelaku kegiatan ekonomi selalu memiliki motif yang berbeda-beda berdasarkan tujuan yang akan diperolehnya.

Sementara motif ekonomi intrinsik merupakan alasan individu untuk melakukan tindakan ekonomi yang didasarkan pada keinginan diri sendiri. dalam motif intrinsik juga meliputi upaya untuk mencapai kepuasan, memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan status sosial, dan memenuhi selera atau gaya hidup.

Semua motif yang dilakukan manussia sejatinya untuk mencapai kepuasan dalam mengkonsumsi sesuatu. Untuk hal itu seseorang mengeluarkan pengorbanan yang lebih daripada untuk hal lain. Selain itu, motif ekonomi juga terbagi ke dalam motif ekonomi produsen, motif ekonomi konsumen, dan motif ekonomi distributor.

nesabamedia.com

a. Motif Ekonomi Produsen

Pada motif ekonomi produsen, yang paling utama dalam kegiatan perekonomian adalah untuk memperoleh laba yang maksimal. Tak hanya itu, motif produsen juga termasuk mencari kekuasaan ekonomi, menunjukkan eksistensi di lingkungan sosial, serta memperoleh penghargaan.

jurnal.id

b. Motif Ekonomi Konsumen

Pada motif ekonomi konsumen secara umum tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan, mencari kepuasan optimal, dan meningkatkan status sosial di masyarakat.

c. Motif Ekonomi Distributor

Sementara motif distributor dalam menjalankan kegiatan ekonomi tentu untuk mendistribusikan barang secara cepat dan merata ke seluruh area yang sudah ditentukan.

 

 

Keywords: Prinsip Ekonomi

 
 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.