Penggolongan Jenis Baterai berdasarkan Umur Simpannya

Baterai adalah alat penyalur energi yang sangat penting bagi umat manusia. Berbagai jenis baterai telah banyak kita temukan di muka bumi ini.

Ada baterai yang sifatnya sekali pakai namun ada pula baterai yang dapat diisi ulang untuk digunakan kembali.

Nah, untuk membahas lebih lanjut berikut kami jabarkan beberapa informasi terkait jenis-jenis baterai yang mungkin saja masih banyak dari teman-teman yang belum memahaminya.


Jenis-Jenis Baterai


Berdasarkan umur pakainya, baterai terbagi menjadi dua golongan:

1. Baterai Primer

jenis-jenis baterai
review.bukalapak.com

Merupakan istilah untuk jenis baterai sekali pakai (single use battery). Artinya setelah daya di dalam baterai sudah tidak bisa dikonversi menjadi energi lain, maka baterai tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Baterai jenis ini banyak tersedia di mini market maupun supermarket dengan harga terjangkau. Tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari sangat kecil (AAA) hingga D (besar).

Umumnya jenis baterai primer memberikan tegangan sebesar 1,5 volt untuk benda yang dialiri energi. Adapun beberapa jenis baterai yang tergolong ke dalam baterai primer diantaranya:

  • Baterai Zinc-Carbon (Seng-Karbon)

Dinamakan baterai zinc-carbon karena komponen terminal negatifnya terbuat dari bahan seng sedangkan komponen terminal positifnya terbuat dari bahan karbon.

Jenis baterai ini sangat mudah ditemukan bahkan di toko-toko kelontong sekalipun. Sering disebut juga sebagai baterai heavy duty, atau masyarakat sering menyebutnya sebagai baterai jam atau baterai remot.

  • Baterai Alkaline (Alkali)

Sesuai dengan namanya baterai ini menggunakan zat alkali, biasanya potassium hydroxide, sebagai elektrolit. Maka dari itu harga baterai alkali biasanya lebih mahal dibanding harga baterai zinc-carbon.

Hal ini dikarenakan baterai alkali memiliki daya tahan yang lebih lama. Namun di beberapa kasus ada juga baterai alkali menggunakan alkali sebagai elektrolit namun menambahkan bahan aktif lain sebagai elektroda.

  • Baterai Lithium

Baterai yang memiliki daya tahan paling kuat diantara baterai sekali pakai lainnya. Jika kamu pernah melihat bentuk baterai jam tangan, maka kira-kira seperti itulah wujud baterai lithium.

Berbentuk bulat seperti koin terkadang baterai ini disebut juga sebagai coin battery dan button cell.

Selain memiliki daya tahan hingga sepuluh tahun lamanya, baterai ini juga dapat bekerja pada suhu yang sangat rendah sekalipun.

  • Baterai Silver Oxide

Merupakan baterai primer dengan harga tergolong mahal karena mengikuti harga perak yang juga tinggi. Keistimewaan baterai ini dapat menghasilkan energi yang tinggi meski wujudnya berbentuk kecil dan ringan.

2. Baterai Sekunder

sobatbee.com

Jika baterai primer adalah baterai sekali pakai, maka baterai sekunder merupakan baterai yang bisa diisi ulang (rechargeable).

Seperti halnya baterai handphone, baterai laptop, baterai lampu emergency, power bank, dan lain sebagainya. Adapun beberapa baterai yang tergolong ke dalam jenis sekunder diantaranya:

  • Baterai Ni-Cd (Nickel-Cadmium)

Terbuat dari bahan elektrolit daya pakai baterai ini terbilang cukup awet namun juga cepat habis saat terlalu sering dipakai.

Sayangnya keberadaan baterai ini sudah tidak ditemukan alias ditarik dari peredaran karena mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh manusia.

  • Baterai Ni-Mh

Diluncurkan sebagai pengganti dari baterai Nickel-Cadmium dengan keamanan yang sudah terverifikasi. Banyak digunakan sebagai baterai radio, kamera, dan lain sebagainya.

  • Baterai Li-Ion

Jenis baterai handphone sebelum munculnya teknologi baterai tanam di smartphone. Kelemahan baterai jni sangat rentan menggelembung bila dicharging terlalu lama.

  • Baterai Li-Po

Nah baterai tanam yang ada di smartphone kamu saat ini merupakan salah satu contoh dari jenis baterai Li-Po.
Bentuk inovasi dari produk sebelumnya, yaitu baterai Li-Ion.

  • Lead Acid

Lead acid adalah aki yang menjadi sumber listrik di kendaraan bermotor. Baterai ini memiliki tegangan yang cukup tinggi bisa mencapai 12 Volt.


Sekian ulasan mengenai jenis-jenis baterai. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan berfaedah bagi keberlangsungan hidup kita semua.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.