Cara Menghitung Tagihan Listrik Harian dan Bulanan

Cara Menghitung Tagihan Listrik – Ketika kondisi pandemi sekarang ini, aktivitas kegiatan banyak dilakukan di rumah dan membuat pemakaian listrik lebih banyak jika dibandingkan dengan biasanya.

Penggunaan listrik yang lebih banyak dan sering jika dibandingkan sebelum masa pandemi, tentunya membuat tagihan listrik cukup tinggi.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk menyiasati agar tagihan listrik tidak tinggi lagi adalah dengan mengetahui bagaimana cara menghitung tagihan listrik.

Ketika sudah mengetahui cara menghitungnya, kita bisa melakukan perkiraan perangkat elektronik apa saja yang intensitas penggunaannya perlu dikurangin agar tagihan listrik tidak lagi membengkak.


Cara Menghitung Tagihan Listrik


Untuk mempermudah menghitung tagihan listrik, pembahasan ini akan dimulai dari mengetahui golongan listrik, perangkat elektronik, estimasi penggunaan sampai menghitung tagihan.

Berikut merupakan cara menghitung tagihan listrik:

Cek dan Ketahui Golongan Listrik

√ Cara Menghitung Tagihan Listrik Harian dan Bulanan
Image source: pln.co.id

Tiap pengguna listrik memiliki besaran tarif tagihan yang berbeda-beda, bergantung pada seberapa besar golongan daya yang digunakan di rumah.

Tarif batas daya yang digunakan besarannya dimulai dari 900 – 1600 VA. Setiap daya mempunyai tarif kWh yang berbeda-beda juga.

Tentunya semakin tinggi daya yang digunakan maka akan semakin bahal tagihannya kelak, terlebih banyak perangkat elektronik yang digunakan.

Golongan listrik 900 VA dikenakan tarif Rp 1.325 /kWh, sedangkan golongan listrik 1300 VA ke atas tarifnya Rp 1.467 /kWh.

Data Perangkat Elektronik yang Ada di Rumah

√ Cara Menghitung Tagihan Listrik Harian dan Bulanan
Image source: polytron.co.id

Jika berbicara menghitung tagihan listrik, tentunya perlu didata terlebih dahulu perangkat elektronik (yang menggunakan listrik) apa saja yang ada di rumah.

Tidak hanya parabot besar saja, melainkan juga yang berukuran kecil. Intinya perangkat elektronik yang perlu menggunakan listrik.

Contoh Data Perangkat Elektronik:

– Lampu LED dengan daya 30 Watt (8 unit)

– AC dengan 1 PK yang memiliki daya 750 Watt (1 unit)

– LED TV dengan daya 50 Watt (1 unit)

– Set sound system 20 Watt (1 unit)

– Setrika listrik dengan daya 350 Watt (1 unit)

– Kulkas dengan daya 300 Watt (1 unit)

– Mesin cuci dengan daya 350 Watt (1 unit)

Estimasi Penggunaan Listrik Harian

√ Cara Menghitung Tagihan Listrik Harian dan Bulanan
Image source: pixabay.com

Setelah melakukan pendataan perangkat elektronik apa saja yang ada di rumah, selanjutnya adalah membuat estimasi atau pemakaian perangkat tersebut dalam 1 hari.

Tidak semua perangkat elektronik mengala selama 24 jam, ada yang digunakan ketika sedang dibutuhkan saja.

Untuk lebih mudah memahaminya mungkin lebih baik jika dibuat dalam bentuk tabel.

Unit Perangkat Elektronik Watt Estimasi Pemakaian dalam Sehari Menghitung Total Jumlah Watt dalam Sehari

8 Lampu LED 30 Watt 12 Jam 8 x 30 x 12 2.880

AC 1 PK 750 Watt 6 Jam 1 x 750 x 6 4500 (1 unit)

LED TV 50 Watt 4 Jam 1 x 50 x 4 200 (1 unit)

Set Sound System 20 Watt 2 Jam 1 x 20 x 2 40 (1 unit)

Setrika 350 Watt 2 Jam 1 x 350 x 2 700 (1 unit)

Kulkas 300 Watt 24 Jam 1 x 300 x 24 7.200 (1 unit)

Mesin Cuci 350 Watt 2 Jam 1 x 350 x 2 700 (1 unit)

Berdasarkan data di atas, jumlahkan total penggunaan watt dalam sehari dan totalnya adalah 16.220 Watt.

Cara Menghitung Biaya Tagihan Listrik

√ Cara Menghitung Tagihan Listrik Harian dan Bulanan
Image source: pln.co.id

Setelah mengetahui estimasi atau perkiraan pemakaian dalam sehari, sekarang masuk ke pembahasan menghitung tagihan listrik.

900 VA Harian dan Bulanan

Konversikan Watt menjadi kWh = 16.220 : 1.000 = 16,22 kWh.

Kalikan tarif listrik dasar golongan 900 VA = 16,22 kWh x Rp 1.325 = Rp 21.491,5 / hari.

Perkiraan tagihan listrik untuk golongan 900 VA perharinya adala Rp 21.491,5.

Untuk menghitung perbulannya kalikan dengan jumlah hari = Rp 21,491,5 x 30 hari = Rp 644.745

Perkiraan tagihan listrik dalam sebulan adalah Rp 644.745

Tagihan listrik di atas hanyalah perkiraan, jika terlalu besar, bisa mulai dengan mengurangi penggunaan listrik.

Misalnya lampu hanya gunakan seperlunya saja, matikan ketika akan tidur. Selain itu, tentunya tidak semua penggunaan elektronik sama setiap harinya.

Ada yang mencuci beberapa hari sekali, ada yang jarang menonton televisi, dll.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.