Cara Menghitung Debit Air | Debit, Waktu dan Volume Aliran

Cara Menghitung Debit Air – Tiap zat cair yang mengalir pada suatu penampang, baik itu pipa, sungai ataupun selokan tentunya memiliki kecepatan tertentu.

Kecepatan atau lazju volume dari aliran zat cair ini umumnya dinyatakan dalam besaran debit air.

Debit air merupakan suatu ukuran dari banyaknya volume air yang bisa lewat pada suatu penampang tertentu atau yang bisa ditmpung dalam suatu tempat tertentu tiap satu satuan waktu.

Singkatnya, debit air adalah jumlah zat cair yang melalui jarak penampang dalam setiap satuan waktu.

Debit air sendiri memiliki satuan volume per waktu (liter/detik, ml/detik, m2/detik, liter/jam dll).


Cara Menghitung Debit Air


Jika membahas debit air tentunya juga akan berhubungan dengan waktu aliran dan juga volume aliran.

Ini dikarenakan kedua hal tersebut merupakan satu bagian atau saling memiliki keterkaitan dalam rumus untuk menghitungnya.

Berikut merupakan rumus dan cara menghitungnya:

1. Rumus Menghitung Debit Air

√ Cara Menghitung Debit Air | Debit, Waktu dan Volume Aliran
istockphoto.com

Berikut merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung debit air:

Q = V / t

Keterangan:

Q = Debit air
V = Volume
t = Waktu aliran

Atau jika ingin lebih mudah memahaminya:

Debit air = Volume aliran / waktu aliran

Contoh Soal 1:

Ada sebuah pipa yang mampu mengalirkan air dengan volume 20 liter tiap menitnya, berapa debit air yang keluar dari pipa dalam satuan liter/detik?

Diketahui:

V = 20 liter
t = 1 menit = 60 detik

Jawaban:

Debit air = volume aliran / waktu aliran
= 20 / 60
= 0,34 liter/detik

Debit air yang keluar dari pipa adalah 0,34 liter/detik.

Contoh soal 2:

Terdapat sebuah pipa air yang bisa mengalirkan air dengan volume 50 liter tiap menitnya, berapa debit air yang keluar dari pipa dalam satuan liter/detik?

Diketahui:

V = 50 liter
t = 1 menit = 60 detik

Jawaban:

Debit air = volume / waktu aliran
= 50 / 60
= 0,83 liter/detik

Debit air yang keluar dari pipa adalah 0,83 liter/detik.

2. Rumus Menghitung Waktu Aliran

√ Cara Menghitung Debit Air | Debit, Waktu dan Volume Aliran
pixabay.com

Berikut merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung waktu aliran:

t = V / Q

Keterangan:

Q = Debit air
V = Volume
t = Waktu aliran

Atau jika ingin lebih mudah memahaminya:

Waktu aliran = Volume aliran / Debit

Contoh Soal:

Sebuah baskom yang digunakan untuk menampung air yang keluar dari keran mempunyai kecepatan 0,10 liter/detik.

Jika baskom tersebut dapat menampung air sampai 20 liter, berapa waktu yang dibutuhkan agar baskom bisa terisi penuh?

Diketahui:

Q = 0,10 liter/detik
V = 20 liter

Jawaban:

Waktu aliran = volume / debit
= 20 / 0,10
= 200 detik

Waktu yang dibutuhkan agar baskom bisa terisi penuh adalah 200 detik.

3. Rumus Menghitung Volume aliran

√ Cara Menghitung Debit Air | Debit, Waktu dan Volume Aliran
pixabay.com

Berikut merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung volume:

V = Q x t

Keterangan:

Q = Debit air
V = Volume
t = Waktu aliran

Atau jika ingin lebih mudah memahaminya:

Volume = debit x waktu aliran

Contoh soal:

Sebuah tempat penyimpanan memiliki debit air 200 liter/menit, berapa volume dalam tempat penyimpanan jika air mengalir selama 5 menit?

Diketahui:

Q = 200 liter/menit
t = 5 menit

Jawaban:

Volume = debit x waktu aliran
= 200 x 5
= 1000

Volume yang terisi dalam tempat penyimapan selama air mengalir 5 menit adalah 1000 liter.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.