Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup, Bagian dan Cara Membacanya

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup – Terdapat berbagai macam alat ukur yang digunakan untuk mengukur objek atau suatu benda, baik itu yang berukuran besar atau kecil.

Mikrometer sekrup merupakan salah satu alat ukur yang digunakan untuk mengukur ukuran panjang, tebal atau diameter luar dari suatu benda.

Secara umum kegunaan mikrometer sekrup cukup serupa dengan jangka sorong. Namun tingkat ketelitian jangka sorong hanya 0.1 mm saja sedangkan mikrometer sekrup sampai 0.01 mm.

Karena tingkat ketelitiannya yang lebih tinggi 10 kali lipat jika dibandingkan dengan jangka sorong, tidak heran kalau mikrometer sekrup banyak dan sering digunakan sebagai salah satu alat ukur.


Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup


√ Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup, Bagian dan Cara Membacanya
Image source: caraharian.com

Berikut merupakan cara menggunakan mikrometer sekrup

1. Siapkan benda atau objek yang akan diukur

2. Siapkan mikrometer sekrup dan pastikan bagian pengunci (lock nut) alat ukur ini sudah dalam keadaan terbuka.

3. Cek terlebih dahulu apakah poros tetap (anvil) dan skala putar (thimbel) pada alat ukur sudah menunjukkan angka nol (0).

4. Buka atau longgarkan bagian poros gerak (spindle) menggunakan pemutar (knurled gripe).

5. Tempatkan objek/benda yang ingin diukur dan sesuaikan poros gerak sampai mengunci objek/benda yang akan diukur.

6. Putar pengunci (lock nut) pada alat ukur agar pemutar (knurlet gripe) tidap bisa bergerak.

7. Terakhir, ukur dan hitung nilai panjang, lebar, tebal atau diameter dari objek/benda yang diukur.


Bagian-Bagian Mikrometer Sekrup


√ Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup, Bagian dan Cara Membacanya
Image source: KOMPAS.com/RISYA FAUZIYYAH

Setelah mengetahui bagaimana cara menggunakan alat ukur ini, akan lebih baik jika mengenal dan mengetahui bagian-bagian mikrometer sekrup terlebih dahulu.

Mengetahui bagian-bagian pada alat ukur ini akan memudahkan dalam memahami bagaimana cara menggunakannya.

1. Rangka (Frame) merupakan rangka pada alat ukur dengan bentuk yang menyerupai huruf C atau huruf U dan terbuat dari bahan logam yang tebal, kuat, dan memiliki ketahanan panas.

2. Poros Tetap (Anvil), merupakan bagian poros yangmemiliki fungsi sebagai penahan suatu benda ketika akan diukur menggunakan alat ukur mikrometer sekrup ini.

3. Poros Gerak (Spindel), merupakan bagian poros gerak atau spindle (silinder) pada alat ukur yang bisa digerakkan ke arah poros tetap mikrometer sekrup.

4. Pengunci (Lock Nut), merupakan bagian yang berfungsi untuk menahan bagian poros gerak supaya tidak bergerak ketika proses pengukuran suatu benda berlangsung.

5. Skala Utama (Sleeve), merupakan bagian atau letak dari satuan ukur mm dari skala utama alat ukur mikrometer sekrup berada.

6. Skala Putar (Thimbel), merupakan bagian pada alat ukur tempat untuk melihat skala nonius (skala putar) berada.

7. Ratchet Knob,merupakan bagian pada alat ukur ini yang memiliki fungsi untuk memutar poros gerak sesaat ketika sudah dekat dengan benda yang akan diukur.

Bagian ini juga digunakan untuk mengencangkan poros gerak dan memastikan ujung poros gerak dan benda yang akan diukur sudah menempel sempurna.

8. Pemutar (Knurlet Gripe), merupakan bagian pada alat ukur untuk mengatur poros gerak (spindle) agar mudah menyesuaikan dengan objek yang akan diukur dan mengatur skala putar (thimbel).


Cara Membaca Mikrometer Sekrup


√ Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup, Bagian dan Cara Membacanya
Image source: rumusrumus.com

Setelah mengetahui bagaimana cara menggunakannya, jika masih awam tentunya belum tahu bagaimana cara membaca alat ukur ini.

Berikut merupakan cara membaca mikrometer sekrup:

1. Ketika benda yang diukur sudah ditempatkan di alat ukur, perhatikan garis pada skala utama (sleeve) yang dilewati oleh skala putar, yaitu 5 mm.

2. Perhatikan garis yang ada di bawah skala utama yang menunjukkan angka 0.5 mm.

3. Perhatikan juga nilai pada skala nonius di bagian skala putar (thimbel) yaitu 30 mm.

4. Rumus yang digunakan untuk menghitung hasil ukurnya adalah dikali 0.01.

5. 30 x 0.01 = 0.3 mm.

6. Terakhir, jumlahkan ketiga nilat tersebut nilai skala atas + skala bawah + skala nonius.

7. 5 + 0.5 + 0.3 = 5.8 mm

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.