Siklus Krebs | Pengertian, Tahapan-Tahapan Dan Hasilnya

Siklus Krebs – Dalam materi biologi tepatnya pada bahasan respirasi sel terdapat salah satu proses yang dinamakan siklus krebs.

Siklus ini bisa dikatakan sebagai serangkaian proses yang relatif panjang dari reaksi kimia. Karena menghasilkan asam sitrat, siklus ini juga disebut sebagai siklus asam sitrat.

Namun sebenarnya apa sih siklus krebs itu? Bagaimana proses atau tahapannya? Apa yang dihasilkan?

Berikut merupakan penjelasannya mulai dari pengertian, tahapan- sampai hasilnya.


Pengertian Siklus Krebs


Siklus Krebs | Pengertian, Tahapan-Tahapan Dan Hasilnya

Silkus krebs merupakan serangkaian proses reaksi kimia yang terjadi di sel hidup untuk dapat menghasilkan energi dari asetil ko-A, yang mana adalah perubahan dari asam piruvat hasil glikolisis.

Sederhananya, siklus krebs bisa dikatakan sebagai siklus yang digunakan oleh organisme untuk menghasilkan suatu energi.

Umumnya sebagian besar energi yang digunakan untuk melakukan berbagai macam aktifitas dihasilkan dari katabolisme (pemecahan) glukosa yang terjadi di dalam sel.

Pada awalnya glukosa melalui proses glikolisis yang mana adalah proses untuk glukosa diubah menjadi asam piruvat.

Jika tidak ada oksigen, asam piruvat ini akan menjalani suatu proses respirasi anaerob dimana ia akan diubah menjadi asam laktat atau alkohol.

Asam laktat ini yang kerap membuat otot di tubuh merasa pegal tiap selesai melakukan aktifitas. Jika mengalami kondisi ini, kemungkinan sel di dalam tubuh kekurangan oksigen untuk menghasilkan energi.

Namun, jika kondisi asam piruvat memliki ketersediaan oksigen, maka akan memasuki proses respirasi aerob untuk diolah dan diubah menjadi energi dengan hasil akhirnya air dan karbondioksida.


Tahapan-Tahapan


Siklus Krebs | Pengertian, Tahapan-Tahapan Dan Hasilnya
id.wikipedia.org

Sebelum masuk ke pembahasan tahapan, siklus krebs terdapat dua bagian penting, yakni:

1. Pertama ialah tahap persiapan dari asam piruvat yang akan diubah menjadi asetik ko-A dengan melewati poses dekarboksilasi oksidatif.
2. Kedua adalah proses berlangsungnya siklus krebs di matriks mitokondria.

Proses dekarboksilasi oksidatif sendiri adalah proses yang menghasilkan molekul asetil ko-A, NADH dan CO2.

Berikut merupakan tahapan yang terjadi di dalam siklus krebs:

1. Proses pembentukan sitrat. Pada proses ini terjadi suatu penggabungan antara molekul asetil ko-A dengan oksaloasetat untuk membentuk asam sitrat dengan dibantu enxim asam sitrat sintase.

2. Sitrat yang dihasilkan pada proses pertama selanjutnya diubah menjadi isosistrat dengan bantuan dari enzim akotinase yang memiliki kandungan Fe2+.

3. Isositrat yang dihasilkan dari tahapan sebelumnya akan diubah menjadi alfa-ketoglutarat oleh enzim dehidrogenase. Pada tahapan ini juga dilepaskan molekul CO2.

4. Selanjutnya slfa-ketoglutarat akan diubah menjadi suksini ko-A oleh enzim alfa ketoglutarate dehydrogenase.

5. Siksinil ko-A yang dihasilkan dari tahap sebelumnya kemudian akan diubah menjadi fumarate oleh enzim suksinat dehidrogenase. Selain dibantu oleh enzim, pada tahap ini juga dibantu oleh Mg2+ dan GDP yang dengan fosfat akan membentuk GTP. GTP ini yang akan diubah jadi ATP dan menjadi energi yang diperlukan jaringan.

6. Suksinat kemudian akan dioksidasi (diubah) menjadi fumarate dengan bantuan enzim suksinat dehidrogenase.

7. Selanjutnya adalah porses hidrasi di mana fumarate akan diubah menjadi malat oleh enzim fumarase.

8. Malat yang dihasilkan pada tahap sebelumnya kemudian akan diubah menjadi oksaloasetat oleh enzim malat dehidrogenase. Oksaloasetat ini kemudian akan menangkap asetil ko-A, yang mana hal ini dapat membuat siklus krebs dapat terjadi secara terus menerus. Tahap ini juga menghasilkan NADH.


Hasil Siklus Krebs


Siklus Krebs | Pengertian, Tahapan-Tahapan Dan Hasilnya

Hasil akhir dari siklus krebs ini adalah satu molekul dari asetil ko-A pada siklus krebs akan dapat menghasilkan 1 ATP, 3 NADH, 2 CO2 dan 1 FADH2.

Dikarenakan pada satu molekul glukosa diubah menjadi dua asetil ko-A, maka hasil dari satu molekul glukosanya adalah 2 ATP, 6 NADH, 4 CO2, dan 2 FADH2.

Molekul FADH2 dan NADH ini yang nantinya akan masuk ke transfer elektron untuk dapat menghasilkan ATP.

Sebagai catatan, 1 molekul NADH akan menghasilkan 3 ATP, dan satu molekul FADH2 akan menghasilkan 2 ATP.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.