Prinsip Kerja Termometer dan Sifat Sifat Termometrik Suatu Zat

Prinsip kerja termometer sebenarnya dapat kita ketahui jika memahamai bagaimana cara menggunakannya. Apa pernah kalian mengukur suhu tubuh ketika merasa tubuh kalian panas? Alat apa yang kalian gunakan untuk mengukur?

Kalian dapat mengukur suhu tubuh kalian menggunakan alat yang bernama termometer. Ya, termometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu. Tidak hanya suhu tubuh, tapi juga suhu ruangan, udara, dan lain sebagainya.


Prinsip Kerja Termometer


Termometer bekerja berdasarkan prinsip pemuaian dan juga sifat termometrik suatu zat. Lalu, apakah sifat termometrik itu? Sifat termometrik merupakan sifat-sifat benda yang dapat berubah akibat adanya perubahan suhu pada benda tersebut.

Berikut ini beberapa sifat termometrik suatu zat:

1. Perubahan wujud

Contoh dari perubahan wujud terjadi pada es (zat padat) yang apabila dipanaskan akan berubah menjadi air (zat cair) atau mencair.

2. Perubahan volume

Contoh dari perubahan volume, bisa saja terjadi seperti misalkan udara di dalam plastik tertutup direndam dalam air panas, maka udara di dalamnya akan memuai dan membuat plastik mengembang besar.

3. Perubahan daya hantar listrik

Misalnya saja bisa terjadi pada kabel (kawat penghantar listrik) jika dipanaskan, maka nyala lampu dalam rangkaian akan meredup karena daya hantar listrik berkurang.

4. Perubahan warna

Misalnya saja yang terjadi jika sebatang besi dipanaskan, maka besi yang dipanaskan tersebut akan berpijar.
Termometer yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah jenis termometer yang terbuat dari tabung kaca ramping berisi zat cair. Zat cair yang digunakan pada termometer adalah alkohol atau air raksa.

Keduanya merupakan cairan yang paling umum yang kita temui pada termometer.
Salah satu sifat termometrik dari zat cair adalah adanya perubahan volume, yakni memui jika dipanaskan dan menyusut jika didinginkan. Prinsip kerja itulah yang terjadi pada termometer.

image source: bobo.grid.id

Saat termometer menyentuh atau merasakan benda dengan suhu yang panas, maka air raksa atau alkohol di dalamnya akan memuai dan menunjukkan skala suhu yang tinggi. Sebaliknya, termometer menyentuh atau merasakan suhu yang dingin, maka air raksa atau alkohol di dalamnya akan menyusut.

Kekurangan Zat Cair yang Digunakan pada Termometer

Banyak termometer manual atau yang konvensional menggunakan zat cair beruba air raksa maupun alkohol. Masing-masing dari zat cair tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri sehingga keduanya dipakai sebagai pengisi tabung termometer.

Kekurangan air raksa sebagai cairan dalam termometer adalah mudah membeku jika digunakan di tempat yang sangat dingin. Selain itu air raksa merupakan logam beracun sehingga dalam memakai termometer air raksa harus berhati-hati agar tabung termometer tidak pecah dan raksanya keluar.

Berbeda dengan air raksa, penggunaan alkohol dalam termometer didasarkan pada dua alasan. Pertama karena alkohol dapat digunakan pada suhu yang rendah. Kedua, pemuaian alkohol enam kali lebih besar daripada air raksa, sehingga pengukuran suhu dapat diamati dengan seksama.

Sayangnya ada kekurangan pada penggunaan alkohol untuk termometer. Jenis termometer alkohol tidak bisa digunakan pada benda atau tempat dengan suhu yang tinggi atau sangat panas. Hal tersebut dikarenakan titik didih alkohol lebih rendah daripada air raksa.

Beberapa Jenis Termometer yang Digunakan Sehari-hari

Jika sudah memahami penjelasan mengenai termometer diatas, maka kalian juga akan bisa menyeimpulkan prinsip kerja dari termometer itu sendiri. Dibawah ini beberapa contoh termometer yang kerap kita temui atau gunakan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:

Termometer labiratorium, termometer klinis, termometer ruang, termometer, dan masih banyak lagi. BACA JUGA https://akumaubelajar.com/ilmu-alam/alat-ukur-suhu/
Nah, setelah kalian membaca penjelasan diatas, apa sudah paham mengenai Prinsip Kerja Termometer? Jika belum jelas, bisa komen di bawah.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.