Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya

Ketika belajar fisika, salah satu ilmu yang pasti dipelajari adalah hukum Archimedes. Hukum ini menjelaskan mengenai adanya hubunguan berat dan gaya ke atas pada suatu benda.

Tepatnya ketika benda tersebut dimasukkan ke dalam air. Untuk siswa yang saat ini sedang berada di jenjang pendidikan sekolah kelas 11 tentunya tidak asing dengan hukum ini.

Berikut merupakan penjelasan lengkap mengenai hukum Archimedes, mulai dari pengertian, bunyi hukum, awal mula, penerapan dan juga rumusnya.


Pengertian Hukum Archimedes


Hukum Archimedes merupakan hukum yang menyatakan bahwa tiap benda yang direndam (sebagian/keseluruhan) ke dalam cairan, maka benda tersebut akan menerima dorongan gaya ke arah atas.

Besarnya gaya apung yang diterima benda, nilainya sama dengan berat air yang dipindahkan benda dan mempunyai arah gaya yang bertolak belakang (berat ke bawah, apung ke atas).

Dalam Hukum Archimedes terdapat 3 kondisi/keadaan benda ketika dicelupkan ke dalam zat cair:

1. Benda Tenggelam

√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
fisikazone.com

Keadaan yang terjadi ketika massa jenis zat cair lebih kecil dari massa jenis benda/objek. Contoh: besi/baja yang akan tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air.

2. Benda Melayang

√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
fisikazone.com

Keadaan yang terjadi ketika massa jenis zat cair dan benda memiliki massa yang sama. Contoh: telur dimasukkan ke dalam air yang sudah ditambah sedikit garam akan melayang karena massa keduanya sama.

3. Benda Terapung

√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
fisikazone.com

Keadaan yang terjadi ketika massa jenis zat cair lebih besar dari massa benda/objek. Contoh: sterofoam akan terapung ketika dimasukkan ke air.


Bunyi Hukum Archimedes


√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
en.wikipedia.org

“Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan memperoleh gaya ke atas yang disebut dengan gaya apung sebesar berat zat cair yang dipindahkannya”.


Awal Mula Hukum Archimedes


√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
lecturesbureau.gr

Hukum ini pertama kali ditemukan Archimedes untuk memecahkan masalah Hieron, Raja Syracuse.

Dikutip dari Live Science, pada saat itu Archimedes diminta sang raja untuk memastikan mahkota baru yang terbuat dari emas murni namun tanpa merusaknya.

Setelah beberapa lama mencari cara yang tepat, Archimedes akhirnya menemukan cara untuk membuktikan keaslian mahkota sang raja.

Dia menemukan caranya ketika sedang mandi dan pada saat dia masuk ke dalam bak mandi, Archimedes menyadari ada sebagian air yang tumpah dari bak yang ia masuki.

Dia juga menyadari banyaknya air yang tumpah itu sama dengan berat badannya pada saat masuk ke dalam bak mandi.

Karena merasa sangat senang ketika menemukan cara untuk mengecek kaslian mahkota sang raja, Archimedes pun berlari ke jalanan dengan masih bertelanjang bulat.

Setibanya di rumah, ia berteriak “Eureka! Eureka!” kepada istrinya.


Penerapan Hukum Archimedes


1. Balon Udara

pixabay.com

Selain zat cair, penerapan dari Hukum Archimedes juga berlaku pada benda dengan massa jenis gas.

Agar bisa melayang di udara, balon udara akan diisi dengna gas yang mempunyai masa lebih kecil dari massa jenis udara yang ada di atmosfer.

2. Kapal Selam

en.wikipedia.org

Penerapan selanjunya adalah kapal selam yang mampu mengatur massa jenisnya ketika berada di dalam air supaya bisa menyelam, melayang dan juga mengapung.

Caranya adalah dengan mengisi tangki dengan air atau udara untuk mengurangi dan/atau menambahkan massa.

3. Kapal Laut

pixabay.com

Umumnya kapal laut terbuat dari besi atau baja, tapi bisa mengapung di atas laut.

Hal ini dikarenakan gaya angkat pada kapal laut sebanding dengan berat kapal.

Kapal laut juga mempunyai bentuk rongga sehingga volume air yang dipindahkan dan gaya angkat ke atas lebih besar.


Rumus Hukum Archimedes


√ Hukum Archimedes | Pengertian, Bunyi, Penerapan dan Rumusnya
thefamouspeople.com

Berikut merupakan rumus Hukum Archimedes:

FA = pf x g x Vtc

Keterangan:

FA = gaya apung (N)
pf = massa jenis zat cair (kg/m3)
Vtc = volume benda yang tercelup (m3)
g = percepatan gravitasi (m/s2)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.