Alat Ukur Tekanan Udara dan Cara Membacanya Lengkap

Alat ukur tekanan udara adalah barometer atau barometer air raksa. Udara memiliki sifat yang meluas dan juga bisa ditekan. Kepadatan udara memang tidak sepadat tanah dan air, tapi udara juga memiliki berat dan tekanan.

Besar atau kecil ya tekanan udara dapat diukur menggunakan alat barometer. Tekanan udara menunjukkan tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam setiap satuan luas tertentu. Bisa juga dikatakan sebagai berat udara atau atmosfer per satuan luas.

Batasan lain mengatakan bahwa tekanan atmosfer di suatu ketinggian tertentu adalah gaya per satuan luas yang diusahakan oleh udara pada ketinggian tersebut. Oleh karena itu, tekanan udara yang paling besar ada pada permukaan tanah. Semakin ke atas tekanan akan semakin berkurang.


Alat Ukur Tekanan Udara


Suatu tekanan udara akan semakin rendah apabila ia semakin tinggi dari permukaan tanah atau laut. Daerah yang banyak menerima pemanasan matahari udaranya akan mengembang dan naik. Oleh karena itu, daerah tersebut akan bertekanan udara rendah.

Perbedaan suhu akan mempengaruhi atau menyebabkan adanya perbedaan tekanan udara. Di tempat yang bertekanan udara tinggi, udara akan bergerak ke daerah yang bertekanan udara rendah. Gerakan udara tersebut disebut dengan angin.

Variasi Tekanan Udara dengan Ketinggian

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tekanan udara akan berkurang seiring dengan ketinggian tempat. Semakin rendah suatu daerah tersebut dengan permukaan bumi, maka akan tekanan udaranya akan semakin tinggi.

Sebaliknya semakin tinggi suatu daerah tersebut terhadap permukaan bumi, maka tekanan udaranya akan semakin rendah. Sehingga tekanan udara dapat dikatakan sebagai berat udara pada satuan luas tertentu pada suatu permukaan bumi.

Adapun volume udara dihitung dari permukaan bumi sampai atmosfer paling atas. Massa udara akan semakin tipis sehingga semakin ke atas tekanannya akan semakin rendah. Hal ini dapat dipahami karena udara yang diatasnya semakin tipis.

Satuan ukuran yang digunakan untuk tekanan udara adalah milibar (mb). 1 bar = 1000 mb. 1 bar = 100.000 newton/m² dan 1 mb = 100 newton/m².

Pengukuran dengan Barometer

Orang yang pertama kali mengukur tekanan udara adalah Evangelista Torricelli (1643). Ia adalah seorang fisikawan yang juga berhasil menemukan alat ukur tekanan udara. Alat yang digunakannya kala itu adalah barometer air raksa.

image: ilmugeografi.com

Membaca barometrik sebenarnya cukup mudah. Secara garis besarnya, berikut ini contoh sederhana dalam menerjemahkan pergerakan yang ditujukan oleh barometer:

a. Cuaca yang secara umum baik akan terindikasi dengan naiknya pergerakan barometer.

b. Cuaca yang secara umum memburuk terindikasi dengan turunnya pergerakan barometer.

c. Badai yang datang akan diindikasikan oleh tekanan udara yang turun drastis secara tiba-tiba. Itu berarti pergerakan barometer juga akan mendadak turun.

d. Perubahan cuaca tidak akan terjadi dalam waktu dekat apabila tekanan udara pada barometer menunjukkan angka yang stabil.

Supaya semakin paham dengan cara kerja barometrik, berikut ini pembacaannya berdasarkan tingkat tekanan udaranya:

1. Tekanan Udara Normal

Angka yang ditujukan oleh barometer saat tekanan udara normal berkisar antara 1022,689 mb – 1009,144 mb atau 100091 pa – 102268,9 pa. pembacaan tersebut mengindikasikan cuaca yang stabil.

Apabila tidak ada perubahan dan cenderung naik, maka kondisi tersebut kemungkinan akan bertahan lama. Namun, jika angkanya turun meski sedikit maka diprediksikan akan terjadi perubahan cuaca. Sementara penurunan angka yang jauh menandakan terjadinya hujan.

2. Tekanan Udara Rendah

Bila barometer menunjukkan angka di bawah 1009,144 mb atau 100914,4 Pa maka tekanan udara dinyatakan rendah. Ketika angka semakin menurun, maka dapat diartikan hujan akan segera turun. Sementara penurunan tekanan yang drastis menjadi tanda akan datangnya badai.

3. Tekanan Udara Tinggi

Apabila angka pada barometer menunjukkan diatas 1022,689 mb atau 102268,9 Pa maka tekanan udaranya dalam kondisi tinggi.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.