7 Macam Alat Ukur Tanah dan Fungsinya dalam Survey Pemetaan

Alat ukur tanah yang berhubungan dengan morfologi tanah (warna, tekstur, struktur, konsistensi, perakaran, bentukan khusus, hingga pH) diukur dengan alat ukur yang banyak ditemui di laboratorium IPA.

Misalnya saja untuk pH tanah menggunakan pH meter atau kertas lakmus. Untuk tekstur tanah bisa dengan diraba atau diayak sambil dikeringkan dan hasil ayakan disesuaikan dengan segitiga kelas tekstur tanah menurut USDA. Bahkan sifat lainnya bisa diketahui hanya dengan mengamati.


Alat Ukur Tanah


Berbeda lagi dengan alat ukur tanah yang biasa digunakan dalam pertanahan. Terdapat beberapa alat ukur yang biasa digunakan untuk mengukur termasuk juga oleh BPN. Sebut saja meteran, kompas, klinometer, theodolit, waterpass, GPS, dan Total station.

Bagi orang yang bekerja di bidang pertanahan pasti memerlukan alat ukur tanah. Gunanya tak lain untuk melakukan pengukuran tanah. Dalam melakukan pengukuran tersebut diperlukan beberapa alat penunjang agar perhitungan yang dilakukan bisa tepat dan akurat.

Hasil dari perhitungan tersebut nantinya berguna bagi pemetaan dan perencanaan pembangunan. Biasanya orang dalam melakukan survey tanah membawa tiga jenis alat ukur tanah. Ada alat ukur sederhana, alat ukur optik dan alat ukur elektronik.

Berikut ini sedikit gambaran mengenai alat-alat ukur dalam survey pertanahan meliputi fungsi dan cara kerjanya:

Pengukur Sederhana

1. Meteran

image source: tokopedia.com

Meteran merupakan alat ukur tanah yang biasa digunakan untuk mengukur panjang dan jarak yang nantinya bisa menentukan luas tanah. Jenis meteran yang biasa digunakan dalam survey pertanahan sering disebut rol meter.

Satuan skala yang terdapat pada meteran ada dua, yakni ukuran satuan metrik (mm, cm, atau m) dan satuan Inggris (inch, feed, atau yard). Cara menggunakannya cukup direntangkan dari satu titik ke titik lainnya di suatu bidang tanah yang akan diukur.

2. Kompas

image source: jakartanotebook.com

Kompas juga diperlukan dalam pengukuran tanah karena berfungsi untuk menunjukkan arah mata angin. Terutama arah utara dan selatan. Ini perting bagi proses pemetaan nantinya.

Selain itu, kompas juga berfungsi sebagai penentu arah dari satu titik ke titik lainnya yang ditujukan pada besaran azimuth (besarnya sudut yang dimulai dari arah utara ke selatan), membuat siku-siku, dan mengukur sudut horisontal.

Menggunakan kompas cukup mudah caranya, yakni dengan pegang kompas dalam keadaan datar sehingga jarum bergerak bebas. Saat jarum mulai berhenti. Kalian bisa membaca dimana arah utara dan mana arah selatan.

3. Klinometer

alat ukur tanah
image source: geomultidigital.com

Klinometer digunakan untuk mengukur besaran sudut elevasi saat mengukur tinggi objek secara tidak langsung. Secara keseluruhan klinometer digunakan untuk mengukur ketinggian atau panjang sebuah objek dengan memanfaatkan sudut elevasi.

Alat Ukur Optik

4. Theodolit

alat ukur tanah
image source: bukalapak.com

Theodolit merupakan alat ukur optik yang dibuat untuk menentukan tinggi dari permukaan tanah, pengukuran sudut yang berupa sudut tegak dan sudut mendatar. Berhubung ini merupakan alat ukur optik, jadi kegunaannya juga banyak.

Fungsinya untuk pengukuran polygon, pemetaan situasi, dan juga pengamatan matahari. Bukan itu saja, theodolit juga bisa berfungsi sebagai PPD jika sudut vertikalnya diubah menjadi 90˚. Teropong pada theodolit dapat membidik ke segala arah.

Pada kontruksi bangunan, alat ini berfungsi untuk menentukan sudut siku-siku pada pondasi dan juga mengukur ketinggian bangunan bertingkat.

5. Waterpass

alat ukur tanah
image: bukalapak.com

Kalian mungkin pernah mendengar alat bernama waterpas. Bahkan mungkin pernah menggunakan waterpas sederhana yang terbuat dari selang kecil yang diisi air. Sebenarnya terdapat alat ukur optik berupa waterpass. Bahkan pada theodolit pun ada waterpassnya.

Waterpass alatnya memang mirip dengan theodolit, tapi fungsinya untuk mengukur beda tinggi antar satu titik dnegan titik lainnya atau bahkan beberapa titik.

Alat ukur Elektronik

6. GPS

image source: doran.id

Kalian mungkin sudah sering mendengar GPS atau bahkan memakainya. Ya, aplikasi GPS atau Global Positioning System sudah tersedia di ponsel pintar. Fungsi dari GPS sendiri tidak hanya menunjukkan posisi si pemegang GPS berada, tapi juga beberapa informasi lainnya.

Jika kalian memakai alat GPS asli, kalian bisa mengetahui titik koordinat tempat kalian berdiri dan ketinggian dari titik koordinat tersebut.

7. Total Station

alat ukur tanah
image: plazagps.com

Merupakan alat ukur elektronik yang dikembangkan dari alat theodolit. Untuk mempermudah penggunaan total station, alat ini perlu dihubungkan ke komputer. Fungsinya adalah untuk menghitung jarak, arah, titik koordinat, dan juga beda ketinggian secara elektronis.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.