Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

Metode Penelitian Kuantitatif – Penelitian ilmiah apabila dilihat berdasarkan jenis datanya, maka terdapat dua metode kerap digunakan, yaitu kualitatif dan kuantitatif.

Cukup berbeda dengan kualitatif yang datanya lebih ke kualitas dan kedalaman informasi yang digali secara mendalam melalui wawancara atau observasi, kuantitatif sebaliknya.

Metode kuantitatif merupakan jenis penelitian yang dilakukan secara sistematis, terencana, terstruktur, banyak menggunakan angka mulai dari data yang dikumpulkan, analisis sampai hasilnya.

Hasil penelitian atau kesimpulan yang menggunakan metode kuantitatif pun disertai juga dengan gambar tabel dan juga grafik.


Pengertian Metode Penelitian Kuantitatif


√ Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis, dan Tujuannya
pexels.com

Menurut Creswell (1944), metode penelitian kuantitatif merupakan suatu penyelidikan mengenai masalah sosial yang didasarkan pada pengujian dari sebuah teori yang terdiri dari variabel, dan diukur dengan angka.

Kemudian dianalisis menggunakan prosedur statistik untuk dapat menentukan apakah generalisasi prediktif dari teori yang digunakan benar.

Menurut Kasiram (2008), penelitian kuantitatif adalah suatu proses penelitian untuk menemukan pengetahuan menggunakan data berupa angka untuk menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.

Singkatnya, jenis metode ini lebih berhubungan dan banyak menggunakan angka-angka, di mana tujuan penelitiannya dilakukan dengan prosedur sistematis dengan data, angka atau grafik.


Jenis Metode Penelitian Kuantitatif


√ Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis, dan Tujuannya
pexels.com

1. Penelitian Deskriptif

Merupakan jenis penelitian kuantitatif di mana lebih mengutamakan analisa yang mendalam mengenai data dan fakta yang ditemukan, untuk kemudian diteliti dan disajikan apa adanya.

Biasanya penelitian kuantitatif jenis ini digunakan untuk meneliti sebuah peristiwa, kondisi, statis di masa yang akan datang, objek dan pemikiran.

2. Penelitian Komparatif

Merupakan jenis penelitian yang biasa digunakan untuk mencari suatu jawaban mendasar mengenai sebab-akibat dengan menganalisis berbagai faktor yang menjadi penyebab fenomena.

3. Penelitian Korelasi

Merupakan jenis penelitian kuantitatif yang digunakan dengan tujuan untuk dapat melihat hubungan satu variabel dengan beberapa variabel lainnya.

Biasanya penelitian jenis ini akan menggunakan variabel terikat untuk variabel yang diprediksi dan variabel bebas memprediksi.

4. Penelitian Survei

Merupakan jenis penelitian yang prosesnya dilakukan dengan mengambil sampel, dan menggunakan kuisoner.

Kemudian kuisioner tersebut dijadikan sebagai alat untuk mengumpulkan data.

Menurut jenis penilitan survei, semakin banyak jumlah sampel diperoleh, semakin mendeskripsikan objek/populasi yang sedang diteliti.

5. Penelitian Ex Post Facto

Merupakan jenis penelitian kuantitatif yang biasa dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab dari terjadinya suatu fenomena/kejadian.

6. Penelitian Eksperimen

Merupakan jenis penelitian kuantitatif yang digunakan untuk dapat mengetahui pengaruh dari variabel tertentu pada variabel lainnya dalam kondisi terkontrol supaya penelitian bisa sesuai rencana.

Penelitian eksperimen sendiri memiliki 4 jenis, yakni pre-esperimental, true experimental, quasi experimental dan factorial.

7. Penelitian Tindakan

Merupakan jenis penelitian kuantitatif yang umumnya digunakan dengan tujuan untuk memperbaiki suatu proses dan pemahaman yang berhubungan dengan praktik suatu kegiatan.

Hasil dari penelitian tindakan bisa diimplikasikan untuk mengatasi suatu masalah.


Tujuan Metode Penelitian Kuantitatif


pexels.com

Jika dilihat dari tujuannya, metode penelitian kuantitatif dapat digunakan untuk mengembangkan model matematis.

Hal ini karena penelitian tidak hanya sekadar menggunakan teori dari kajian literatur, tapi membangun hipotesis yang mempunyai keterkaitan dengan fenomena yang diteliti juga penting.

Penelitian kuantitatif juga memiliki tujuan yang penting pada saat melakukan pengukuran.

Hal ini karena hasil dari pengukuran dapat membantu melihat hubungan fundamental antara hasil data kuantitatif dan pengamatan empiris.

Tujuan lain dari penelitian kuantitatif adalah membantu menentukan hubungan tiap variabel dalam suatu populasi yang diteliti dan membantu penentuan desain penelitian.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.