Sistem Kerja AC Sentral, Pengertian, dan Komponen-Komponennya

Sistem Kerja AC Sentral – Ketika mengunjungi mall atau gedung perkantoran, kita merasakan hawa dingin namun kita tidak bisa menemukan/melihat di mana alat pendingin yang terpasang.

Hal ini karena sistem pendingin ruangan yang digunakannya berbeda dengan AC yang biasa dan pendingin ruangan yang digunakan adalah AC sentral.

Jika diperhatikan pada langit-langit ruangan maka akan terlihat diffuser/lubang udara yang mengeluarkan udara dingin, itulah jenis AC yang digunakan.

Namun, bagaimana sih sebenarnya sistem kerja AC sentral, apa saja komponennya dan bagaimana cara merawatnya? Berikut merupakan penjelasannya:


Pengertian Sistem Kerja AC Sentral


wowkeren.com

AC sentral adalah sistem pendingin ruangan atau air conditioning dengan proses pendinginan udara yang terpusat di suatu lukasa yang selanjutnya disebarkan ke seluruh isi gedung.

Udara dingin yang disalurkan ke seluruh isi gedung disesuaikan dengan kapasitas dan ukuran ruangan dan menggunakan ducting ac/saluran udara.


Sistem Kerja AC Sentral


Sistem Kerja AC Sentral, Pengertian, dan Komponen-Komponennya
veranoest.net

Berdasarkan media pendingin yang digunakan, sistem kerja AC sentral bisa dibagi menjadi dua yakni system air cooled (direct expansion system) dan water cooled chiller (water system).

1. System Air Cooled (Direct Expansion System)

Pada jenis ini refrigerant bersikluasi dengan cara langsung sebagai media dari perpindahan panas.

Panas di dalam ruangan diserap refrigerant dingin di evaporator dan menyebabkan fase refrigerant berubah dari liquid jadi uap.

Uap ini kemudian dihisap compressor lalu dikompresi sampai pada tekanan kondensasi. Refrigerant dengan kondisi tekanan tinggi akan melepaskan panas ke media pendingin.

Panas yang dilepaskan ke media pendingin (condenser) mengakibatkan refrigerant berubah fasenya dari uap jadi liquid.

Kondisi refrigerant liquid bertekanan tinggi ini kemudian diekspansi throttling valve sampai berubah jadi liquid bertekanan rendah yang juga diikuti penurunan temperature.

Selanjutnya mengalir ke evaporatos dan seterusnya sampai terbentuk siklus refrigerasi yang lengkap.

2. Water Cooler Chiller (Water System)

Pada jenis ini, terdapat tiga sistem utama yakni chiller, cooling water dan juga chilled water. Sedangkan untuk sistem refrigrasi terdiri dari dua water-cooled chiller.

Dua water-cooled chiller ini yang menyerap panas dari chilled water dibantu pompa chiller water pump dan membuat panas ke cooling water dibantu cooling water pump.

Chiller 1 dan 2 adalah hermeti sentrifugal liquid chiller dengan refrigerant R-134a dan setiap chillernya memiliki kapasitas pendingin 400 TR.


Komponen AC Sentral


Sistem Kerja AC Sentral, Pengertian, dan Komponen-Komponennya
kontraktorhvac.com

Pada pengingin ruangan AC Sentral terdiri dari beberapa komponen mulai dari unit pendingin, filter, air handling unit, cooling tower, dan pompa sirkulasi. Berikut penjelasannya:

Unit Pendingin (Chiller)

Unit pendingin atau chiller adalah mesin refrigerasi yang memiliki fungsi untuk mendinginkan air di sisis evaporator. Selanjutnya air dingin disalurkan ke mesin penukar kalor (Fan Coil Unit).

Berdasarkan jenis kompresornya, chilller dibagi menjadi tiga macam yaitu reciprocating, screw, dan centrifugal.

Namun jika berdasarkan pada jenis cara pendinginan kondensor, chiller dibagi menjadi dua macam saja yakni air cooler dan water cooler.

Filter

Filter pada AC sentral adalah komponen penyaring udara dari kotoran seperti debu atau kotoran lainnya dan membuat udara yang dihasilkan menjadi lebih bersih.

Air Handling Unit

Air Handling Unit (AHU) merupakan komponen mesin penukar kalor, yang mana udara padas dari ruangan dihembuskan melalui coil pendingin di dalam AHU.

Hal ini membuatnya menjadi udara dingin yang kemudian disalurkan ke dalam ruangan.

Cooling Tower (Khusus Jenis Chiller Water Cooler)

Cooling tower merupakan mesin komponen yang memiliki fungsi mendinginkan air.

Digunakan sebagai pendinginan condenser chiller melalui air panas pada filamen yang di dalam cooling tower.

Kemudian dihembuskan oleh udara sekitar menggunakan blower dengan suhu yang lebih rendah.

Pompa Sirkulasi

Terdapat dua jenis pompa sirkulasi yakni Chilled water pump yang memiliki fungsi mensirkulasikan air dingin dari chiller ke koil pendingin air handling unit.

Sedangkan jenis lainnya condenser water pump hanya untuk chiller jenis water cooled dan memiliki fungsi mensirkulasikan air pendingin dari kondensor chiller ke cooling tower dst.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.