Perbandingan AC Low Watt dengan AC Inverter yang Perlu Diketahui

Perbandingan AC low Watt dengan AC inverter mungkin belum banyak diketahui oleh orang awam. Memang apa sih perbedaan antara dua tipe AC yang banyak digandrungi oleh masyarakat ini? Dimana letak perbedaan antara keduanya dan mana yang lebih baik untuk dipilih?

Makin majunya teknologi membuat beberapa peralatan elektronik ikut berkembang, termasuk juga AC atau penyejuk ruangan. Teknologi pada AC masa kini semakin keren dan canggih. Perusahaan-perusahaan AC semakin memikirkan apa yang membuat pembeli tertarik dnegan produknya.

Keberadaan penyejuk ruangan atau AC telah menjadi sesuatu yang lumrah bagi masyarakat saat ini. Mereka yang menginginkan ruangan sejuk setelah beraktivitas di luar ruangan tentu memutuskan untuk memakai AC di rumahnya.


Perbandingan AC Low Watt dengan AC Inverter


Saat ini, perkembangan teknologi AC sudah semakin maju, berbagai teknologi baru memunculkan berbagai jenis AC baru. Beberapa diantara teknologi AC terbaru adalah AC low watt dan AC inverter. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Salah satu hal yang paling menarik minat pembeli adalah daya listrik yang dibutuhkan AC. Banyak masyarakat yang memilih AC dengan daya rendah, tapi sudah bisa menyejukkan ruangan dengan sempurna. Itulah mengapa AC jenis inverter dan low watt banyak dicari.

Meskipun sama-sama bisa menghemat listrik, tapi keduanya berbeda satu sama lainnya. Berikut ini pengertian serta perbedaan antara AC loww wat dengan AC inverter.

AC Low Watt

sumber gambar: shopee.co.id

Seperti namanya, tipe AC low watt membutuhkan daya listrik yang lebih rendah dibandingkan ddengan AC konvensional. Hal itu dikarenakan penggunaan kerja kompresornya lebih kecil. Apabila konsumen bisa menggunakan AC tipe low watt dnegan tepat, maka pemakaian listrik di rumah akan lebih hemat.

Beberapa contoh penggunaan atau pemasangan yang tepat adalah dengan menggunakan pipa tak lebih dari 10 meter. Selain itu pengguna juga harus mengatur ketinggian antara unit indoor dan outdoor model split maksimal tiga meter.

Dibandingkan dengan tipe inverter, AC tipe low watt lebih lambat dalam hal proses pendinginan karena memang beban kerja kompresornya juga berbeda. Meski begitu, harga AC low watt lebih murah dibandingkan dengan AC tipe inverter.

Sayangnya, AC tipe low watt tidak cocok untuk penggunaan terus menerus. Lebih baik jika AC tipe low watt digunakan dengan sistem nyala-mati sesuai kebutuhan. Itu akan membuat ac low watt lebih awet masa penggunaannya.

AC Inverter

sumber gambar: arjunaelektronik.com

Tipe AC inverter bisa dibilang sebagai AC paling canggih atau ter up to date dibanding tipe AC lainnya. Pengaplikasian teknologi inverter pada AC membuat AC bekerja secara optimal tanpa harus mengonsumsi listrik yang berlebihan.

Mekanismenya, saat sebuah pendingin ruangan menggunakan teknologi inverter, maka sistem kerja kompresoe bisa berubah sesuai kebutuhan pengguna. Konsumsi listrik pada AC inverter menyesuaikan dengan kinerja AC itu sendiri.

Ketika ruangan sudah mencapai suhu yang diinginkan, maka sensor suhu yang ada pada AC akan mendeteksi dan mengatur agar kompresor bekerja lebih lambat dari sebelumnya. Hal itulah yang membuat AC inverter dapat menghemat konsumsi listrik.

Selain hemat listrik, penyejuk ruangan tipe inverter juga lebih cepat menyejukkan ruangan daripada AC konvensional. Tak hanya itu, AC tipe ini juga dapat dipakai secara terus menerus dan tidak masalah meskipun arus listrik tidak stabil.

Masa pemakaian AC inverter terbilang awet daripada AC jenis lainnya. Semua kelebihan AC inverter juga sebanding dengan harganya yang lebih mahal dari AC pada umumnya. Tentu AC ini juga lebih mahal dari AC low watt.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan serta perbedaan dari AC low Watt dan Inverter, sekarang kalian sudah bisa memutuskan untuk membeli yang mana bukan?

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.