Peralatan Teknisi AC untuk Perawatan dan Perbaikan Berkala

Peralatan teknisi AC ada banyak sekali, tapi setidaknya mereka membutuhkan paling tidak kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi, dan akumulator. Semua alat tersebut memerankan peran berbeda dalam sistem pendingin ruangan.

Keberadaan AC memang sangat dibutuhkan. Apalagi bagi masyarakat Indonesia yang memang hidup di negara tropis. Tak ada musim dingin, bahkan di saat musim penghujan pun matahari bersinar lebih terik dari biasanya untuk proses evaporasi.

Apalagi akhir-akhir ini banyak terjadi cuaca ekstrim akibat adanya global warming. Beberapa wilayah di Indonesia bahkan bisa merasakan suhu hingga 40˚. Tentu kondisi seperti itu akan sangat tidak nyaman. Mengingat aktivitas sehari-hari akan tergaanggu jika udara terlalu panas.

Tak heran banyak rumah dan kantor yang memasang AC untuk menyejukkan udara di dalam ruang. Sehingga saat beraktivitas kita menjadi nyaman dan lancar. Lalu bagaimana saat AC bermasalah? Saat itulah kita membutuhkan teknisi AC.


Peralatan Teknisi AC


Sebenarnya teknisi AC bukan hanya tukang servis atau reparasi. Mereka juga meliputi teknisi yang bekerja untuk pemasangan, servis, dan reparasi. Para teknisi AC biasanya akan membantu anda memasang sistem pendingin ruangan.

Ketika tidak digunakan, mereka juga biasa melakukan pengecekan dan perawatan rutin pada sistem. Hingga saat timbul masalah, teknisi melakukan perbaikan dan melakukan pengujian lanjutan. Untuk melakukan pekerjaannya mereka membutuhkan beberapa peralatan teknisi AC.

image source: freepik.com

Berikut ini beberapa Peralatan yang dibutuhkan oleh teknisi AC:

Peralatan Utama

1. Refrigerant Recovery Unit

Untuk memperbaiki AC dan kulkas yang bermasalah, para teknisi membutuhkan alat yang satu ini. Mesin ini biasa digunakan oleh para teknisi untuk mengeluarkan refrigeran dari sistem pendingin pada AC, kulkas, freezer, dan sistem pendingin lainnya.

2. Refrigerant Charging Scale

Scale atau alat ukur ini digunakan untuk mengukur berapa banyak refrigeran yang harus dibuang atau ditempatkan dalam unit pendingin. Selain itu, alata ini juga membantu dalam mendeteksi kebocoran selama perawatan rutin.

Pembacaan yang akurat sangat penting untuk memastikan jumlah refrigeran yang tepat yang diambil dari kompresor. Bisa dibilang alat ini adalah keharusan bagi seorang teknisi AC.

3. Pendeteksi Kebocoran

Detektor kebocoran digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan kebocoran kecil pada sistem gas tertutup, meningkatkan kinerja sistem dan, menghilangkan bahaya yang mengancam keselamatan.

Hampir semua detektor kebocoran menggunakan salah satu dari tiga teknologi berikut, yakni dioda panas, solid state, dan ultrasonik. Kebutuhan akan alat ini bisa dibilang sudah hal pasti. Kebocoran refrigeran merupakan penyebab nomor satu yang membuat AC tidak dingin.

4. Pipa, Timbangan, selang dan aksesorisnya (Gauge Manifold)

Manifold gauge digunakan untuk memeriksa alat pendingin. Dapat digunakan untuk memeriksa tekanan, melepas kelembaban dan menghilangkan refrigeran yang terkontaminasi dari sistem.

5. Smart Probe

Ini adalah alat ukur pintar berukuran kecil yang sangat spesifik dalam memantau suhu, tekanan, kelembababn dan aliran. Mudah digunakan karena terhubung dengan aplikasi pada ponsel pintar.

6. Alat untuk Memperbaiki Pipa

Pipa-pipa pada AC tentu butuh dipotong, ditambal, dijepit, dan sebagainya. Untuk mengerjakan bagian pipa, teknisi AC membutuhkan seperangkat peralatan ini.

7. Pompa Vakum

Jenis pompa ini biasanya dibutuhkan untuk mengompresi gas refrigeran dari beberapa puluh PSI menjadi beberapa ratus.

8. Alat Las

Keberadaan alat las bagi teknisi AC tentu cukup penting karena digunakan untuk mematri atau menyambungkan berbagai pipa tembaga yang ada pada sistem. Setiap instalasi sistem pendingin udara berbeda sehingga pipa-pipa tembaga perlu diatur ke posisi yang benar.

9. Termometer Digital

Tentu jika ingin mengetes atau mengecek apakah AC bekerja dnegan baik, seorang teknisi membutuhkan termometer. Jenis termometer yang baik untuk pekerjaan ini adalah termometer digital.

10. Alat Uji Kelistrikan

Untuk menguji kelistrikan AC berfungsi dengan baik atau tidak, seorang teknisi tentu membutuhkan alat uji kelistrikan. Misalnya saja multimeter, hal itu karena AC merupakan alat elektronik yang bekerja dengan bantuan daya listrik.

Selain beberapa alat diatas, teknisi AC juga membutuhkan beberapa peralatan pembantu, seperti sarung tangan, amplas, pemotong kawat, pelumas, kunci inggris, dan beberapa peralatan lainnya. Semoga penjelasan diatas membantu kalian yang ingin memulai usaha reparasi AC.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.