Penyebab AC Bocor | 5 Permasalahan yang Sering menjadi Penyebabnya

Penyebab AC bocor itu sebenarnya apa? apa bisa jika dibetulkan sendiri? Lalu bagaimana cara mencegah atau memperbaiki AC yang bocor? mungkin pertanyaan pertanyaan seperti itu sering terlintas di pikiran kalian yang AC dirumahnya bocor.

Apalagi saat AC bocor tidak ada tukang reparasi yang bisa datang ke rumah atau kalian sedang tidak memiliki biaya untuk memanggil jasa perbaikkan. Untuk itu, agar AC kalian awet dan tidak gampang bocor ketahui dulu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.


Penyebab AC Bocor


Sebagian besar masalah yang sering ditemukan pengguna AC adalah kebocoran. AC yang bocor tentu bisa merepotkan dan membuat tidak nyaman. Tentu kalian membutuhkan AC untuk menyejukkan ruangan, tapi jika airnya terus menetes tentu akan sangat merepotkan.

Supaya kalian tidak bolak balik mengepel lantai atau bahkan menadahinya dengan ember, kenali dulu alasan dibalik air yang menetes dari pendingin udara dan juga solusi untuk mengatasinya. Berikut ini beberapa alasan penyebab AC bocor dan solusinya:

1. Filter Udara Kotor

Filter udara pada AC mudah sekali kotor. Saat filter udara kotor, hal itu dapat menghalangi aliran udara dan menyulitkan udara untuk mengenai koil evaporator. Gulungan koil evaporator akan menjadi dingin hingga membeku.

Suatu saat komponen tersebut akan mencair dan bisa meneteskan air yang berlebih. Tetesannya semakin lama akan semakin banyak karena tidak cukup untuk ditampung. Itulah salah satu penyebab kenapa ada tetesan air dari AC.

Untuk memperbaikinya cukup mudah. Cukup periksa filter AC, jika memang filternya sudah kotor maka segeralah ganti sebelum kebocoran semakin parah.

2. Instalasi salah

Kesalahan pada saat instalasi atau pemasangan juga dapat menyebabkan kebocoran pada AC. Jika kalian baru saja membeli AC dan sudah bocor pada pemakaian pertama, maka ada kemungkinan terjadi kesalahan pada saat pemasangan.

Periksa apakah AC sudah terpasang dengan benar atau mungkin sedikit miring dan tidak rata. Apabila bukan itu masalahnya, segera hubunggi teknisi AC untuk memeriksanya mumpung masih garansi.

3. Refrigeran Bocor

Ketika kebocoran diikuti oleh hembusan udara yang lebih hangat dari biasanya, kemungkinan ada masalah pada refrigerannya. Refrigeran berfungsi mengubah udara hangat dari ruangan menjadi udara sejuk.

Bila sesuatu terjadi dengan refrigerannya, maka akan lebih baik langsung hubungi teknisi AC langganan. Kebocoran pada refrigeran tidak hanya merugikan secara materi, tapi juga bisa membahayakan kesehatan. Paparan kebocoran dalam waktu lama bahkan bisa menjadi racun.

4. Menumpuknya Jamur

Salah satu penyebab kebocoran yang paling umum adalah drainase yang tersumbat. Umumnya kondisi tersebut diakibatkan oleh kotoran, debu, dan jamur yang menumpuk dan menghalangi aliran air.

Air yang sudah tidak tertampung lagi akan mencari jalan keluar lain sehingga menyebabkan air conditioner mengalami kebocoran. Jika kondisi tersebut dibiarkan terlalu lama tentu tidak baik bagi penghuni rumah karena akan menimbulkan masalah pernapasan.

Agar kebocoran dapat dihentikan panggilan teknisi langganan untuk membersihkan pipa drainase. Perlu diingat, akan lebih baik lagi jika AC rutin dilakukan pembersihan dan perawatan secara berkala. Agar tidak rusak dan menimbulkan masalah yang lebih besar.

5. Pipa Sudah Usang

Selama bertahu-tahun pemakaian, lapisan pipa pendingin ruangan kalian bisa saja rusak. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan kebocoran. Untuk mengatasi hal itu, kalian bisa mengganti penutup baru untuk pipa.

Saat sudah diganti, tapi air masih saja menetes, maka hubingi teknisi AC langganan untuk memeriksa kondisi AC secara menyeluruh. Siapa tahu ada komponen lain yang membutuhkan perbaikan.

Rutin mengecek kondisi AC lewat tenaga profesional memang membutuhkan biaya tambahan, tapi itu lebih murah dibanding memperbaiki AC saat sudah rusak parah. Apalagi jika harus mengganti komponen-komponen di dalamnya. Jadi lebih baik rutin diperiksa.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.